Pantai Baro merupakan salah satu pantai yang berada di Kabupaten
Indramayu, lebih tepatnya di Desa Dadap Kecamatan Juntinyuat Kabupaten
Indramayu. Pantai ini selalu ramai setiap harinya karena merupakan salah satu
tempat mata pencaharian masyarakat sekitar. Seperti kita ketahui bahwasanya
Indramayu mempunyai julukan Kota Lumbung Padi karena ladang pertanian yang
sangat terhampar luas disamping itu Indramayu juga merupakan daerah pesisir,
jadi mayoritas pekerjaan masyarakat Indramayu itu Petani dan Nelayan.
Berbicara mengenai pantai yang ada di Indramayu, sudah ada banyak
pantai yang dijadikan tempat wisata, salah satunya yaitu pantai Tirtamaya yang
sudah populer di kalangan masyarakat ketika ingin berlibur.
Dari sisi kebersihan ada perbedaan antara pantai yang sudah menjadi
tempat wisata dengan yang belum menjadi tempat wisata. Tirtamaya dengan Baro berbeda
walaupun sama-sama berlokasi di Kecamatan Juntinyuat, antara Tirtamaya dengan
Baro sangat bertolak belakang jika dipandang dari sudut pandang kebersihan.
Hampir setiap weekend pantai Baro dipenuhi dengan pengunjung bukan
hanya masyarakat yang ada di desa Dadap saja tapi diluar desa Dadap juga,
misalnya masyarakat desa Sendang yang masih berdekatan dengan pantai Baro
tersebut. Di desa Sendang Kecamatan Karangampel juga ada pantai, namanya pantai
Zelantir tepatnya di blok Kinangin tapi kurang pamor jika dibandingkan dengan
pantai yang ada di Kecamatan Juntinyuat karena jalan menuju pantai Zelantir itu
lumayan ekstrim ditambah jalannya itu sempit dan diapit oleh ladang pesawahan
masyarakat sehingga mobil tidak akan bisa masuk.
Tidak hanya sampah plastik yang menjadi permasalahan di Pantai
Baro, limbah minyak bekas bahan bakar perahu nelayan juga tidak boleh
disepelekan karena bisa merusak populasi biota laut yang ada didalamnya. Sering
sekali pengunjung melihat Ubur-Ubur (Jelly Fish) yang terdampar di
pesisir pantai, berkemungkinan juga ikan yang ditangkap oleh para nelayan ada
unsur merkurinya. Merkuri merupakan salah satu zat yang dapat menimbulkan
gangguan kesehatan. Merkuri (Hg) adalah logam berat yang secara alami terdapat
di tanah, air, dan udara. Merkuri juga biasanya terdapat dalam limbah pabrik,
yang kemudian akan mencemari air. Kandungan merkuri di dalam air inilah yang
akan mengendap dalam tubuh ikan, hewan pemakan ikan, dan kerang yang kemudian
dikonsumsi oleh manusia.
Salah satu pengunjung menyampaikan aspirasinya untuk pemerintahan
desa Dadap Kecamatan Juntinyuat untuk mengatasi permasalahan ini, setidaknya
berikan fasilitas umum yang ada di sekitar pantai misalnya tempat sampah
sehingga pengunjung tidak bingung lagi mau membuang sampah kemana. Dari
masyarakatnya juga harus di edukasi terkait kebersihan yang ada di Pantai Baro
ini atau bahkan perlu adanya aksi bersih-bersih pantai. Karena lingkungan yang
bersih akan meningkatkan rasa kenyamanan. Dan semoga anak cucu kita masih bisa
merasakan kenyamanan tersebut.
Jaenudin (1608101027)
Instagram : @ZaynMillah
Facebook : -




Belum ada tanggapan untuk "Pantai Baro Juntinyuat Tercemar Limbah"
Posting Komentar