Desa Kreyo merupakan Desa terpencil yang akan kaya dengan
Jambu. Desa kreyo ini terletak di Jawa Barat bagian Utara, Kecamatan Klangenan,
Kabupaten Cirebon dan jumlah penduduknya sekitar 6.045 Orang, laki-laki 3.023 orang dan Perempuan 3.022
orang, dengan luas tanah 384,57 Ha. Mata pencahariannya sebagai Petani,
Pedagang dan Wiraswasta dan Lainnya.Desa kreyo ini sudah ada sebelum saya lahir
dan Desa kreyo ini terkenal dengan jauh dari kata Kegiatan Islami seperti
marhabanan, ngaji kitab dan lain sebagainya. Karena masyarakat yang terlalu
sedikit dan para pemuda pemudinya terlalu malas untuk ikut kegiatan rutinan
islami yang diadakan oleh IRMAS Al-Hikmah Ds. Kreyo, maka dari itu anggota
IRMAS mengadakan Kegiatan Marhabanan di Ds. Kreyo tepatnya di Masjid Kreyo
dengan tujuan untuk Memperkuat tali silaturrahmi dan Mengharap syafa’at kepada
Rasulullah SAW. IRMAS ini merupakan Ikatan Remaja Masjid yang dibentuk sejak tanggal
15 Oktober 2016 hingga sekarang.
Rutinan
kegiatan marhabanan merupakan pembacaan sya’ir-sya’ir atau pujian kepada Nabi
Muahmmad SAW yang umumnya bersumber dari kitab Al-Barzanji. Kata “Barzanji”
sendiri dalam kamus Bahasa Indonesia diartikan sebagai isi bacaan pujian-pujian
yang berisi riwayat Nabi Muhammad SAW.
Sya’ir Marhabanannya yaitu sebagai berikut:
“ Marhaban Yaa Nurul’Aini....
Marhabanan..
Marhaban..
Marhaban Jaddal
Husaini
Marhaban...
Marhaban”
Barzanji
berasal dari kata Al-Barzanji, Nama belakang penulis prosa dan puisi terkenal
yang mempunyai nama lengkap Ja’far Al-Barzanji. Syekh Ja’far Al-Barzanji bin
Husin bin Abdul Karim lahir di Madinah tahun 1690 dan wafat tahun 1766.
Al-Barzanji berasal dari sebuah daerah Kurdistan, Barzinj.
Kitab
Al-Barzanji berisi tentang kehidupan Nabi Muhammad dari masa kanak-kanak hingga
diangkat menjadi rasul, silsilah keturunannya. Sifat mulia yang dimilikinya,
dan berbagai peristiwa yang dapat diambil teladan umat islam.
Marhabanan
di Desa Kreyo ini biasanya dilakukan setiap malam Minggu, agar para santriwan-santriwati
Desa Kreyo tidak ada yang keluyuran kemana-kemana, dan hanya berkumpul di satu
Majelis yaitu Majelis Al-Hikmah. Alhamdulillah tujuan IRMAS berjalan dengan
lancar hingga saat ini. Terkadang acara marhabanan ini ada yang silaturrahmi
dari pihak Gabungan Pemuda (GP) Ansor dari Klangenan dan lain sebagainya,
karena mereka sangat menyukai dengan kegiatan marhabanan yang dilakukan oleh
IRMAS Al-Hikmah Ds. Kreyo tersebut.
Dengan berjalannya rutinan yang diadakan oleh Irmas
Al-Hikmah, masyarakat sangat senang sekali dengan adanya kegiatan rutinan ini, karena
anak-anak yang keluyuran, keluar malam, dan saat ini keluar ada manfaatnya
yaitu Marhabanan dengan mengharap syafa’at Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Tapi
setelah berjalannya rutinan kegiatan marhabanan, anggota Irmas mulai turun pesat
karena anggota irmas sudah banyak yang nikah sehingga pada sibuk masing-masing,
dan pada akhirnya yang berjalan cuma
Masyarakatnya saja.
Pada
saat malam pemilihan kuwu pada tanggal 26 Oktober para pendukung calon kuwu itu
melihat masyarakat Santriwan-santriwati yang sedang marhabanan di masjid, dan
perwakilan dari pendukung calon kuwu itu memberhentikan
santriwan-santriwatinya, tetapi santriwan-santriwati memperkuat kita semua
untuk tetap marhabanan. Setelah pemilihan kuwu kegiatan marhabanan itu perlahan
dibubarkan.
Devi Yulia Ningsih (1608101002)
Instagram: -
Facebook:-





Belum ada tanggapan untuk "RUTINAN KEGIATAN MARHABANAN IRMAS AL-HIKMAH DI MALAM MINGGU BERSAMA MASYARAKAT DESA KREYO "
Posting Komentar